TENTANG KAMI


Direktur and Analisisa Forex

“Forex Education Center” merupakan tempat pelatihan Trading bagi para pemula dan senior.Forex Education Center sangat terbuka terhadap klien dan rekan kerja, selalu berusaha memberikan yang terbaik. Forex adalah bisnis yang sangat diminati oleh pendiri Forex Education Center karena dengan kerja yang sangat simple dan tersistem, pendiri Forex Education Center adalah Adhitya yang sudah lama masuk dalam dunia bisnis Forex. Sebagai seorang Creative Director dalam berbagai bidang bisnis. Dengan kemampuan menganalisis dunia bisnis selama ini telah membuka perusahaan-perusahan pada saat masih menginjak bangku kuliah. Ketertarikannya pada dunia bisnis membuatnya serius dalam kegiatan bisnis ini. Berbekal pengelolaannya yang profesional dan handal karena telah menjadi Mitra perusahaan forex sampai sekarang.
     “Forex Education Center” dalam mengoperasikan usaha jasa pelatihan secara konsisten berupaya memberikan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan Klien. Bagi kami, Klien merupakan bagian yang terpenting dalam bisnis ini dan merupakan tolak ukur dalam suatu perkembangan perusahaan finansial. 


TENTANG FOREX EDUCATION CENTER
Adhitya adalah direktur dari Forex Education Center. 
Pada Akhir tahun 2009 mengikuti pelatihan Bursa Saham dan Forex di Jakarta, kemudian menjadi personal trader.
Pada awal tahun 2011 menjadi mitra salah salah satu perwakilan perusahaan Forex Rusia yang berkedudukan di Tasikmalaya sebagai Information Technology (IT) dan sebagai Trainer.
Pada akhir tahun 2011 berdasarkan permintaan Klien yang telah mengikuti pelatihan, Mereka mengusulkan untuk mendirikan Forex Education Center sebagai pusat pelatihan yang profesional, karena mereka merasa bahwa pelatihan yang kita berikan membawa keberhasilan terhadap mereka dan mereka menginginkan para calon klien yang lain dapat merasakan keberhasilan yang mereka dapatkan dari hasil pelatihan.
Forex Education Center terbentuk dari keinginan dan dorongan yang kuat dari klien yang telah merasakan keberhasilan dari pelatihan kami.

SUKA DUKA JADI SEORANG TRADER

 Pada saat kuliah saya masih binggung bagaimana nanti saya akan bekerja, pada saat itu saya baru menyelesaikan KKN hukum diwilayah tasikmalaya,
Sukses adalah kata-kata yang sangat subjektif bagi saya, sebagian teman saya menganggap saya sukses, itu karena dengan usia yang masih cukup muda sudah memiliki perusahaan sendiri yang terletak di pusat perkotaan. Saya menganggap sukses itu subjektif karena saya menganggap pekerjaan saya adalah hal yang wajar dan saya nikmati. Masalah hasil Cuma masalah nilai yang di lihat dari digit angka tersebut, padahal di depan kantor saya ada yang menitipkan becak setiap jam 3 sore, bisa di banyakngkan kesukeasan tukang becak tersebut dalam menikmati hidup, sedangkan saya pulang dari kantor jam 8 malam. Perbedaanya adalah mengenai penghasilan yang di hitung dari angka-angka tersebut, tapi tetap saja banyak dari teman saya yang ingin seperti saya dengan alasan bahwa saya telah sukses. Saya sendiri tidak pernah merasa keberatan untuk membantu teman untuk belajar forex dengan saya.
Pada saat akhir kuliah tahun 2009 awal tepatnya pada saat skripsi saya masih bingung harus bekerja dimana, kebetulan saya jurusan hokum di salah satu sekolah tinggi hukum di tasikmalaya, awalnya saya membuka usaha kecil-kecilan yaitu sebuah rental computer. Pada saat itu saya tau bahwa rental computer bisa untuk mencukupi kebutuhan saya sehari-hari, akan tetapi saya tidak bisa berharap terlalu banyak dari penghasilan jasa rental computer.
Pada pertengahan tahun 2009 saya mengikuti pelatihan forex yang dilakukan oleh beberapa trader professional dari jakata, seminggu setelah saya mengikuti pelatihan saya langsung transaksi trading personal, hasilnya sangat mengagumkan, dengan hanya moda $40 dalam 2 minggu kurang akun saya menjadi $125, pada saat itu saya hanya menggunakan indicator Ichimoku, selang beberapa bulan saya mencoba untuk menyisihkan hasil dari forex untuk mendirikan usaha konfensional tepatnya Pada Maret 2010 yaitu MAGIC.Net Cyber Café (Warnet).
Serius dalam melaksanakan usaha bukanlah menjadi satu-satunya kunci dalam usaha konfensional, pengelolaan usaha tidaklah cukup hanya dengan modal, pengalaman pada saat saya membuka warnet cukuplah membuat saya jeli dalam usaha konfensional, tepatnya adalah uang hasil dari warnet di bawa oleh pegawe saya. Pada saat itu saya masih sangat naïf sekali menilai usaha.
Gagal dalam usaha warnet saya tidak lantas berhenti begitu saja, kemudian saya buka usaha baru yaitu laundry. Masih dari  modal hasil trading saya, tepatnya pada akhir tahun 2010. Masih pada permasalahan yang sama,  dengan tingkat intensitas yang tidak cukup dalam pengawasan saya masih mengalami kesalahan dalam usaha konfensional tersebut yaitu uang hasilnya di ambil pegawe yang kebetulan adik teman saya, dengan berat hati dalam beberapa bulan ke depan terpaksa saya tutup usaha tersebut.
Pada tahun yang sama saya pindah ke tempat kontrakan rentalan baru, tepatnya di dareh yang lebih dekat dengan kampus unsil di kontrakan yang baru tersebut banyak rental computer yang sudah cukup lama, mereka menganggap saya sebagai saingan mereka, padahal dengan banyaknya rental computer maka kawasan itu akan menjadi terkenal dengan jasa rental komputernya. Saya masih ingat benar bahwa salah satu pemilik rental computer itu  mengatakan bahwa aku sangat sombong karena saya sering menolak untuk mengetik, itu ukuran orang normal yang menganggap bahwa menolak rejeki adalah sebuah kesalahan, bagi saya kesalahan seseorang adalah yang bangga dengan kebodohanya. Orang yang menganggap bahwa mimpi itu salah maka dia akan terus tertidur tanpa terbangun dan merenungkan mimpi dan melaksanakannya. Pada saat itu saya sering di undang privat untuk pelatihan forex bahkan diperbantukan oleh salah satu perwakilan perusahaan  forex asal Negara rusia. Pada saat itu saya mulai berfikir untuk lebih serius dalam perusahaan forex. Mulai mencari rekan kerja yang sudah cukup  berpengalaman ternyata sangatlah sulit dalam usaha dalam bidang ini, berkali-kali saya bertemu dengan orang yang katanya sudah berpengalaman ternyata tidaklah cukup.

Pada September 2011 saya membuka perusahaan sendiri yang mengeluarkan modal cukup banyak  dengan nama “Forex Education Center” dan  menjadi mitra resmi InstaForex Perusahaan tersebut adalah perusahaan yang saya cita-citakan, untuk memaksimalkan perusahaan tersebut saya tinggalkan usaha rental computer yang saya bangun selama 3 tahun, dengan modal yang menurut saya sangat banyak dan resiko yang cukup berat juga, akan tetapi disinilah nilai hidup yang saya nikmati, karena tidak semua orang bisa menikmati hal tersebut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar